Cari Artikel

Tampilkan postingan dengan label kesehatan anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan anak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Juli 2012

Makanan Bermanfaat Merawat Otak

Otak memerlukan 50% dari seluruh kebutuhan energi atau tenaga dalam tubuh. Kurangnya nutrisi otak,seperti multivitamin, asam amino dan mineral sangat mempengaruhi daya maksimal otak.
Otak merupakan organ vital bagi manusia. Berbagai potensi dan kemampuan dikendalikan dari otak. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi otak, terutama pada anak-anak. Tiga prinsip untuk mengoptimalkan fungsi otak adalah nutrisi, stimulasi dan emosi .
Berikut ini adalah beberapa nutrisi yang sangat baik dikonsumsi untuk merawat dan mengoptimalkan fungsi otak
Kuning Telur
Makanan untuk perkembangan otak dan memori melimpah di kuning telur. Inilah mengapa anak di bawah usia tujuh tahun dianjurkan mengonsumsinya, karena area yang mempengaruhi daya ingat masih berada pada tahap awal perkembangan.
Kacang
Kacang banyak mengandung vitamin E yang bisa membuat otak sehat,sehingga membantu mencegah kehilangan memori akibat penuaan
Omega-3
Asam lemak omega-3 akan diolah menjadi DHA. Mengkonsumsi bahan makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 maupun DHA akan melancarkan pengiriman sinyal di otak. Rendahnya tingkat DHA dapat menyebabkan kehilangan memori, kurang konsentrasi atau gangguan suasana hati. Kenari, ikan salmon adalah contoh beberapa bahan makanan yang kaya omega-3.
Kacang Mete
Kacang mete kaya magnesium yang memungkinkan produksi oksigen ke sel otak meningkat.
Biji Kopi
Biji kopi kaya akan vitamin, mineral, antioksidan dan asam amino. Beberapa penelitian menunjukkan, minum kopi secara teratur dapat mengurangi resiko demensia. Sebuah penelitian di Korea Selatan bahkan mengungkapkan bahwa kopi mengandung zat yang dapat memperlambat pertumbuhan tumor otak.
Berry
Stroberi mengandung fisetin disebut flavonoid yang dapat meningkatkan kerja memori di otak. Semua jenis berry, termasuk blueberry, blackberry, juga kaya antioksidan yang dapat membantu mengurangi stress di otak. Semakin gelap warna berry, semakin kaya kandungan antioksidan.
***
artikel muslimah.or.id
penyusun:  Ummu Hatim Luniet Anggrieta, S. Ked
READ MORE - Makanan Bermanfaat Merawat Otak

Senin, 05 Desember 2011

10 Kiat Kembangkan Otak Anak

Dijelaskan oleh Dr. Eddy Supriyadi, Sp.A, dari RS Sardjito Yogyakarta, ada dua komponen dasar dalam perkembangan otak anak, yaitu lingkungan yang aman dan pengalaman positif.
Saat seorang bayi merasa tertekan, otak akan merespon dengan menghasilkan zat kortisol. Kadar kortisol yang tinggi akan memperlambat perkembangan otak.
Lingkungan aman dan nyaman diperlukan bayi untuk membantu perkembangan otaknya. Beri respon saat bayi menangis maupun mengoceh.
Pengalaman yang diterima setiap hari juga akan membantu perkembangan otak anak. Aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajak anak ke pasar atau ke toko buku, ujar dokter anak lulusan UGM ini, sangat penting untuk pembentukan jaringan perkembangan sel otak.
Dr. Eddy memberikan 10 tip bagi orangtua untuk membangun dasar perkembangan otak anak:
  1. Beri perawatan dan kasih sayang yang kuat selama masa kehamilan.
  2. Beri nutrisi yang cukup. Enam bulan pertama kehidupan bayi, berikan kecukupan nutrisi dengan ASI.
  3. Berikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.
  4. Berbicaralah kepada bayi. Buat kontak mata saat berbicara dengan anak. Jangan lupa selalu tersenyum kepada anak.
  5. Bila harus menitipkan anak, carilah tempat penitipan yang bermutu tinggi.
  6. Kenalkan aneka ragam musik pada anak, dan bernyanyilah bersama.
  7. Beri interaksi yang nyata dengan anak demi perkembangan otaknya. Jangan biarkan anak menonton televisi terlalu lama. Batasi waktunya.
  8. Beri ruang bagi anak untuk dapat berinteraksi dengan teman sebaya.
  9. Redakan stres pada orangtua. Orangtua yang mengalami stres cenderung mengalihkan stres kepada anaknya. Bila Anda merasa stres, cobalah bercerita kepada orang yang dekat dengan Anda.
  10. Ingat, otak tidak akan pernah berhenti berkembang. Jadi, beri stimulasi anak sebanyak-banyaknya secara terus-menerus.
READ MORE - 10 Kiat Kembangkan Otak Anak

Autisme, tanda dan gejalanya

Sebagian besar gejala autisme sudah terlihat sejak anak berusia di bawah 3 tahun. Bahkan, beberapa orangtua sudah melihat gejala autis saat bayi mereka berusia 9 bulan.
Tanda-tanda autisme berikut sudah bisa dikenali sejak bayi berusia satu tahun ke atas.
  1. Apakah anak Anda memiliki rasa tertarik pada anak lain? (Ya/Tidak)
  2. Apakah anak Anda pernah menggunakan telunjuk untuk menunjukkan rasa tertariknya pada sesuatu? (Y/T)
  3. Apakah anak Anda menatap mata Anda lebih dari satu atau dua detik? (Y/T)
  4. Apakah anak Anda meniru Anda? Misalnya, bila Anda membuat raut wajah tertentu, apakah ia menirunya? (Y/T)
  5. Apakah anak Anda memberi reaksi bila namanya dipanggil? (Y/T)
  6. Bila Anda menunjuk pada sebuah mainan/apapun di sisi ruangan, apakah anak Anda melihat pada mainan/benda tersebut? (Y/T)
  7. Apakah anak Anda pernah bermain “sandiwara” misalnya berpura-pura menyuapi boneka, berbicara di telepon, dan sebagainya? (Y/T)
Seorang anak berpeluang menyandang autis, jika minimal dua dari pertanyaan di atas dijawab Tidak. Konsultasikan hal ini kepada dokter ahli untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
pakarbayi.com
READ MORE - Autisme, tanda dan gejalanya

Memilih suplemen makanan untuk anak

Suplemen makanan untuk anak merupakan makanan kesehatan yang membantu pertumbuhan anak sehat. Suplemen sebagai pengganti zat gizi bagi anak-anak yang kurang zat gizi. Suplemen dianjurkan untuk anak-anak guna menghindari risiko gangguan pertumbuhan anak sehat. Suplemen dapat berupa multivitamin. setiap suplemen yang mengandung multivitamin akan membantu sistem pencernaan anak yang kurang nafsu makan.
Proses tumbuh kembang anak selalu menjadi perhatian bagi orang tua yang benar-benar peduli pada kesehatan dan pertumbuhan anak mereka. Banyak orang tua yang mengeluhkan anaknya jarang makan, dan kurang gizi. Umumnya anak kecil sulit sekali untuk makan, mereka selalu menyukai makanan yang mereka sukai, biasanya anak kecil menyukai makanan jajanan yang mengandung pengawet, tentunya sebagai orang tua selalu resah setiap jajanan yang dimakan oleh anak. Sehingga para orangtua mencari solusi untuk membantu anaknya supaya nafsu makan, yang mereka lakukan tidak lain memberikan suplemen makanan untuk anak.
Suplemen makanan untuk anak akan membantu kesulitan yang dialami oleh orangtua yang mempunyai anaknya kurang makan. ada juga anak yang sering makan tetapi kurang gizi, kita sebagai orang tua harus memperhatikan kandungan yang ada dalam makanan tersebut, ingat suplemen makanan bisa didapat dari buah-buahan, dan sayur-sayuran, dimana sayuran yang baik untuk bayi adalah mengandung vitamin dari mulai vitamin A-E. Tidak semua anak membutuhkan makanan yang mengandung zat gizi besar, yang mereka butuhkan hanya rasa yang enak, dan manis. oleh karena itu kita harus pandai-pandai mencari suplemen makanan untuk anak yang berupa permen, biasanya anak kecil menyukai suplemen yang berupa permen misalnya multivitamin C. multivitamin ini akan membantu anak anda untuk nafsu makan, sebagai daya tubuh anak, multivitamin bisa diberikan bila asupannya tidak terpenuhi.
Pemberian suplemen untuk anak sangat mempengaruhi pada pertumbuhan anak sehat dan kecerdasan anak . suplemen makanan anak yang baik yaitu makanan yang mengandung nutrisi yang tinggi.Salah satu suplemen makanan yang bisa dipilih adalah yang bisa membantu anak untuk tetap prima tidak mudah cepat lelah, aktif, dll. sebelum memberikan suplemen kepada anak ada beberapa hal yang harus diperhatikan, berikan suplemen yang memang khusus untuk anak dan mudah dimakan dan kandungan zat-zat gizi dalam suplemen makanan.
Suplemen makanan yang fungsinya sebagai nutrisi makanan dan sebagai pelengkap kekurangan zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak sehat.Kebanyakan orang tua umumnya mengambil suplemen dari sejumlah jenis multivitamin. orangtua memberikan anaknya multivitamin karena khawatir anaknya tidak mendapatkan nutrisi yang tepat atau ingin melindungi anaknya dari berbagai penyakit. Hal lain yang harus diperhatikan orangtua dalam memberikan multivitamin untuk anaknya adalah dosis vitamin dan mineral yang terkandung dalam multivitamin tersebut.
Pertumbuhan anak tetap terjaga jika nutrisinya lengkap dan pola makannya teratur. Perhatikan juga bagaimana perkembangan serta pertumbuhan anak sehat atau tidak sehat, untuk mengetahui apakah anak memang membutuhkan tambahan mulvitamin atau tidak. pilihlah suplemen yang aman buat anak anda. Pertumbuhan anak sehat membutuhkan asupan nutrisi yang cukup yang idealnya bisa didapat dari menu harian yang bergizi lengkap dan seimbang. Untuk menjaga kecukupan asupan gizi anak, di tengah pola makan anak yang tidak sehat, suplemen dapat menjadi pilihan.
pakarbayi.com
READ MORE - Memilih suplemen makanan untuk anak

Sabtu, 03 Desember 2011

Makanan Bayi Usia 3 Tahun Ke Atas

Perkembangan anak bayi sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi dan gizi yang didapatkannya melalui makanan. Oleh sebab itu, penting sekali untuk mempersiapkan dan memberikan makanan batita yang sehat. Usia batita merupakan usia dimana bayi mulai menyesuaikan diri dengan makanan padat untuk orang dewasa. Makanan bayi 3 tahun ke atas yang bermanfaat untuk perkembangan anak bayi terutama adalah jenis sayur dan buah.
Golongan makanan yang mengandung karbohidrat juga diperlukan oleh bayi usia 3 tahun ke atas. Apalagi anak usia 3 tahun ke atas biasanya sangat aktif sehingga membutuhkan sumber energi dari makanan berkabohidrat. Makanan batita tersebut misalnya nasi, jagung, kentang dan roti. Jika anak susah makan maka variasi perlu dibuat. Misalnya nasi ditim dengan lauk yang bergizi atau kentang dikukus dan diberi lelehan keju.
Makanan bayi 3 tahun yang penting lainnya adalah sayur. Sebut saja bayam. Bayam sangat baik untuk perkembangan anak bayi karena banyak sekali mengandung zat besi dan kalsium. Bayam juga mudah sekali didapatkan. Daya tahan tubuh batita akan meningkat dengan sering mengonsumsi bayam ini. Untuk anak usia 3 tahun ke atas, bayam cukup dikukus dan tidak perlu dihaluskan atau dibuat oseng bayam yang dimakan dengan nasi. Selain bayam, sayur yang baik namun mudah didapat adalah wortel. Wortel mengandung banyak vitamin A untuk sang bayi.
Buah yang baik sebagai makanan batita adalah buah jeruk, alpukat, tomat, apel dan sebagainya. Yang terpenting buah tidak terasa asam dan juga tidak terlalu manis. Apel yang dipotong kecil-kecil bisa menjadi santapan bergizi karena mengandung vitamin A dan karbohidrat. Alpukat bahkan disebut sebagai buah yang banyak sekali nutrisinya. Alpukat bisa dicampur dengan susu cokelat yang menjadi kesukaan anak-anak.
Selain sayur dan buah, daging juga penting. Salah satunya hati ayam yang mengandung vitamin A. Hati ayam bisa diolah menjadi semur dan kemudian menjadi lauk bayi. Hati ayam ini bermanfaat pula untuk menambah hemoglobin dalam darah. Ikan jenis ikan teri mengandung banyak kalsium yang berguna untuk pertumbuhan tulang. Ikan kakap juga mengandung olega 3 dan protein. Ikan-ikan ini bisa diolah sebagai lauk misalnya dengan digoreng.
Jadi, makanan bayi 3 tahun ke atas sebenarnya hampir sama dengan makanan orang dewasa. Hanya saja perlu lebih selektif dalam memilih bahan makanan dan menjaga kebersihannya. Hindari memilih makanan batita yang mengandung bahan kimia seperti pewarna buatan. Hindari juga makanan batita yang banyak mengandung lemak, garam, tinggi gula dan juga tepung putih.
pakarbayi.com
READ MORE - Makanan Bayi Usia 3 Tahun Ke Atas

Mengenal gejala Asma Pada Anak

Asma dapat dialami oleh anak anak pada segala usia namun gejala yang timbul umumnya dimulai sejak umur 5 tahun.
Berikut beberapa tanda dan gejala yang patut diwaspadai sebagai gejala asma pada anak:
  • Sering batuk yang terjadi saat bermain, tertawa atau di malam hari.
  • Sering kelelahan saat bermain.
  • Bernafas cepat, pendek dan berbunyi.
  • Perasaan tidak nyaman pada daerah dada.
  • Sering merasa tegang pada otot otot leher dan dada.
  • Sering merasa lelah.
Pernahkah anak anda mengalami hal ini?
blogdokter.net
READ MORE - Mengenal gejala Asma Pada Anak

Jumat, 02 Desember 2011

Mengoptimalkan Perkembangan Motorik Kasar dan Halus

Perkembangan anak merupakan suatu proses tumbuh kembang yang seharusnya diperhatikan dengan istimewa oleh para orangtuanya masing-masing. Dengan demikian, anak akan tumbuh dan berkembang dengan memaksimalkan seluruh potensi yang dimilikinya.
1. Perkembangan Motorik Kasar
Tugas perkembangan jasmani berupa koordinasi gerakan tubuh, seperti berlari, berjinjit, melompat, bergantung, melempar dan menangkap,serta menjaga keseimbangan. Kegiatan ini diperlukan dalam meningkatkan keterampilan koordinasi gerakan motorik kasar. Pada anak usia 4 tahun, anak sangat menyenangi kegiatan fisik yang mengandung bahaya, seperti melompat dari tempat tinggi atau bergantung dengan kepala menggelantung ke bawah. Pada usia 5 atau 6 tahun keinginan untuk melakukan kegiatan berbahaya bertambah. Anak pada masa ini menyenangi kegiatan lomba, seperti balapan sepeda, balapan lari atau kegiatan lainnya yang mengandung bahaya.
2. Perkembangan Gerakan Motorik Halus
Perkembangan motorik halus anak taman kanak-kanak ditekankan pada koordinasi gerakan motorik halus dalam hal ini berkaitan dengan kegiatan meletakkan atau memegang suatu objek dengan menggunakan jari tangan. Pada usia 4 tahun koordinasi gerakan motorik halus anak sangat berkembang bahkan hampir sempurna. Walaupun demikian anak usia ini masih mengalami kesulitan dalam menyusun balok-balok menjadi suatu bangunan. Hal ini disebabkan oleh keinginan anak untuk meletakkan balok secara sempurna sehingga kadang-kadang meruntuhkan bangunan itu sendiri. Pada usia 5 atau 6 tahun koordinasi gerakan motorik halus berkembang pesat. Pada masa ini anak telah mampu mengkoordinasikan gerakan visual motorik, seperti mengkoordinasikan gerakan mata dengan tangan, lengan, dan tubuh secara bersamaan,antara lain dapat dilihat pada waktu anak menulis atau menggambar.
3. Perkembangan Otak dan Susunan Syaraf Pusat
Perkembangan otak manusia yang sangat pesat terjadi pada masa prenatal dan beberapa bulan setelah kelahiran pada masa sebelum kelahiran diperkirakan 250.000 sel-sel otak terbentuk setiap menit melalui proses pembelahan sel yang disebut mitosis. Setelah lahir sebagian besar sel-sel otak yang berjumlah 100 milyar terbentuk secara matang perkembangan yang dimulai dari atas yaitu kepala dan berlanjut secara teratur ke bagian bawah tubuh. Semua tergantung pada kesehatan anak itu sendiri. Pada usia 4-5 tahun kepala anak hanyaberukuran seperlima dari ukuran tubuhnya dan pada usia 6 tahun kepada anak memiliki ukuran sepertujuh dari ukuran kepalanya. Pada usia 6 tahun anak telah memiliki proporsi tubuh yang akan mewarnai proporsi tubuhnya di masa dewasa. Secara normal bertambah tinggi badan selama masa kanak-kanak hanya sebanyak 2,5 inchi setahun dan berat badan secara normal hanya bertambah 2,5-3,5 kilogram setahun.
Prinsip-prinsip Perkembangan Fisiologis Anak Usia Taman Kanak-kanak
Prinsip utama perkembangan fisiologis anak usia dini adalah koordinasi gerakan motorik, baik motorik kasar maupun halus. Pada awal perkembangannya, gerakan motorik anak tidak terkoordinasi dengan baik. Seiring dengan kematangan dan pengalaman anak kemampuan motorik tersebut berkembang dari tidak terkoordinasi dengan baik menjadi terkoordinasi secara baik. Prinsip utama perkembangan motorik adalah kematangan, urutan, motivasi, pengalaman dan latihan atau praktek.
Kematangan syaraf
Pada waktu anak dilahirkan hanya memiliki otak seberat 2,5% dari berat otak orang dewasaSyaraf-syaraf yang ada di pusat susunan syaraf belum berkembang dan berfungsi sesuai perkembangannya. Sejalan dengan perkembangan fisik dan usia anak, syaraf-syaraf yang berfungsi mengontrol gerakan motorik mengalami prosesneurogical maturation.Pada anak usia 5 tahun syaraf-syaraf yang berfungsi mengontrol gerakan motorik sudah mencapai kematangannya dan menstimuasi berbagai kegiata motorik yang dilakukan anak secara luas. Otot besar yang mengontrol gerakan motorik kasar seperti berjalan,berlari, melompat dan berlutut, berkembang lebih cepat apabila dibandingkan dengan otot halus yang mengontrol kegiatan motorik halus, diantaranya menggunakan jari-jari tangan untuk menyusun puzzle, memegang gunting atau memegang pensil. Pada waktu bersamaan persepsi visual motorik anak ikut berkembang dengan pesat, seperti mengisi gelas dengan air, menggambar, mewarnai dengan tidak keluar garis. Di usia 5 tahun anak telah memiliki kemampuan motorik yang bersifat komplek yaitu kemampuan untuk mengkombinasikan gerakan motorik dengan seimbang, seperti berlari sambil melompat dan mengendarai sepeda.
Ketika anak mampu melakkan suatu gerakan motorik, maka akan termotivasi untuk bergerak kepada motorik yang lebih luas lagi. Aktivitas fisiologis meningkat dengan tajam. Anak seakan-akan tidak mau berhenti melakukan aktivitas fisik, baik yang melibatkan motorik kasar maupun motorik halus. Pada saat mencapai kematangan untuk terlibat secara aktif dalam aktivitas fisik yang ditandai dengan kesiapan dan motivasi yang tinggi dan seiring dengan hal tersebut, orang tua dan guru perlu memberikan berbagai kesempatan dan pengalaman yang dapat meningkatkan keterampilan motorik anak secara optimal. Peluang-peluang ini tidak saja berbentuk membiarkan anak melakukan kegiatan fisik akan tetapi peru di dukung dengan berbagai fasilitas yang berguna bagi pengembangan keterampilan motorik kasar dan motorik halus.
kesehatananak.info
READ MORE - Mengoptimalkan Perkembangan Motorik Kasar dan Halus

Ingin Anak anda Cerdas? Lakukan ini!

Anak dari orang tua yang cerdas akan cenderung cerdas pula apabila faktor lingkungan mendukung kecerdasannya sejak di dalam kandungan, masa bayi dan balita. Walaupun orang tuanya cerdas tetapi jika faktor lingkungan tidak dipenuhi maka potensi kecerdasan anak tidak akan optimal.
Memiliki anak adalah amanah besar bagi orang tua. Mereka berkewajiban mempersiapkan anak menuju kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Karenanya, adalah sebuah kewajiban bagi orang tua untuk mencerdaskan anak. Namun, psikologis anak yang selalu ingin bermain, atau menonton televisi membuat mereka sulit menerima pelajaran yang diberikan.
Lalu, bagaimana cara tepat untuk mengatasinya tanpa harus mengorbankan kesenangannya dalam bermain? Berikut caranya seperti dilansir dalam Real Age.
1. Bakar kalori dan belajar
Perpaduan antara kinerja otak dengan kerja tubuh akan menghasilkan nilai yang sempurna. Jadi, lakukan keduanya secara bersamaan seperti buat kuis geografi selama bersepeda santai di sekitar lingkungan, atau kuis perkalian saat bermain lempar bola.
Hal ini telah dibuktikan oleh Rumah sakit anak Universitas Kedokteran California Selatan. Nilai anak meningkat sebanyak 13.5 persen saat mereka belajar sembari berolahraga.
2. Batasi menonton
Semakin lama anak menghabiskan waktu menonton video, semakin sedikit kemungkinan mereka dapat fokus pada pelajaran. Hal ini dikarenakan menatap layar menyebabkan hypersurge dari zat kimia otak dopamin yang berfungsi membantu konsentrasi dan belajar.
Terlalu sering menatap layar televisi membuat dopamin menurun, sehingga menurunkan respon otak terhadap rangsangan. Karenanya, batasi anak dalam menonton televisi atau video tidak lebih dari 2 jam sehari.
3. Temani mereka menonton
Dalam waktu 2 jam, Anda memperbolehkan mereka menonton tetapi tetap awasi mereka. Nilai anak Anda akan turun jika anak Anda sengaja maupun tidak sengaja menonton film dewasa.
Hal ini diungkapkan oleh sebuah studi yang meneliti 4500 siswa sekolah menengah. Karenanya selalu dampingi anak Anda ketika menonton ataupun bermain internet.
4. Sarapan
Anak yang terbiasa sarapan memiliki kinerja dan prestasi yang baik dibandingkan anak yang tidak terbiasa sarapan. Jadi, jangan biarkan anak Anda meninggalkan rumah dengan perut kosong.
Memberi sarapan gandum lebih baik daripada sumber karbohidrat lainnya. Bubur gandum adalah makan terbaik otak karena mereka lama dalam membakar energi sehingga menjaga produksi energi di otak lebih lama.
5. Tidur cukup
Anak yang terbiasa tidur larut malam cenderung memiliki IQ yang lebih rendah dibanding anak yang tidur teratur 8 jam. Hal ini telah dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh Universitas Brown. Tidur teratur sangat penting bagi otak dan tubuh anak.
kesehatananak.info
READ MORE - Ingin Anak anda Cerdas? Lakukan ini!

Selasa, 29 November 2011

Penderita Autisme Miliki Otak Besar

Penelitian terbaru mengungkap bahwa anak laki-laki penderita autisme ternyata memiliki otak lebih besar ketimbang orang normal.
Seperti yang dikutip dari straitstimes.com, pertumbuhan otak yang tidak normal mulai terjadi pada umur empat bulan pada penderita autisme yang kesulitan berbicara dan bersosialisasi, ungkap sebuah penelitan terbaru di AS.
Otak anak laki-laki penderita autisme tumbuh enam persen lebih besar dari yang lain. Suatu proses yang disebut sebagai 'onset autism'.
Penelitian ini melibatkan 180 responden dan dideskripsikan sebagai studi terbesar yang melibatkan perkembangan otak pada anak prasekolahb saat ini.
"Penelitian ini menambah bukti bahwa ada beberapa jenis dari autisme, dengan sub-tipe yang berbeda-beda pula," ujar David Amaral, peneliti dari MIND Institute di University of California, yang juga merupakan salah seorang penulis di penelitian tersebut
inilah.com
READ MORE - Penderita Autisme Miliki Otak Besar

Jumat, 25 November 2011

Tips Memilih&Menyajikan Susu

Anak dalam masa tumbuh kembang memerlukan beragam nutrisi yang berasal dari asupan makanan dan minuman yang dikosumsi. Kalsium adalah salah satu zat gizi yang penting bagi mereka. Susu merupakan sumber kalsium yang baik unuk anak. Yang perlu diperhatikan adalah kualitas dan cara penyajian susu dengan benar. Jika tak tepat, justru manfaat yang ingin diperoleh tidak tercapai serta dapat mengganggu organ pencernaan didalam tubuh yang merupakan produsen imunitas atau daya tahun tubuh. Menurut Ahli nutrisi Rienani Mahadi, sebaiknya pilih susu yang berkualitas dan disesuaikan kebutuhan si kecil. Yang perlu diperhatikan ketika memilih susu antara lain, kandungan nutrisi per saji. Apakah tiap saji memenuhi kebutuhan gizi harian si kecil. Kedua, kandungan nutrisi per 100 gram. Ketiga, kandungan gula rendah atau minim. Keempat, perhatikan besar kemasan dengan berat bersih susu dan perhatikan jaminan halal, kredibilitas produsen, nomor registrasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta nomor layanan konsumen.

Selain harus memperhatikan pemilihan susu. Cara penyajian susu juga  perlu diperhatikan oleh para orang tua untuk menjaga kandungan gizi tidak berkurang. Sekarang berbagai produk susu pertumbuhan sudah mengandung prebiotik seperti Lactobasilus Protectus. Kandungan prebiotik seperti ini akan hilang jika tidak memasak dengan cara yang benar.

"Untuk membuat susu disarankan menggunakan air dengan suhu 45 derajat atau sekitar dua gelas kecil air biasa digabung dengan satu gelas kecil air panas bersuhu 100 derajat," ujar Rienani. Menurutnya, dengan suhu 45 derajat prebiotik yang tertidur dalam susu dapat berfungsi optimum.

Susu, menurutnya, juga bisa disajikan dalam keadaan dingin karena tidak akan mengurangi kadar gizi yang terkandung. Dia juga menyarankan untuk menyegerakan meminum susu setelah disajikan. Selain cara penyajian, penyimpanan susu yang baik turut berpengaruh terhadap kualitas susu. Menurut Rienani, Untuk menghindari penurunan kualitas susu, harus dilakukan penyimpanan yang baik. Dengan menyimpan susu dengan kantong alumunium foil dalam wadah tertutup kering dan sejuk. Dia menyarankan agar  bubuk jangan dituang dalam toples atau wadah lain. Selain itu, kemasan yang telah dibuka agar habis sesuai hari sajian (400 gram maksimal 7 hari).
republika.co.id
READ MORE - Tips Memilih&Menyajikan Susu

Kamis, 24 November 2011

Kiat Atasi Anak Sembelit

Tak jarang terjadi orangtua kebingungan karena anaknya tak kunjung buang air besar (BAB) sehingga menyebabkan perut kembung dan menimbulkan rasa tak nyaman. Hal itu membuat si kecil menjadi lebih rewel. BAB adalah suatu reflek, gerak peristaltik usus yang disertai relaksasi otot sfingter anus bagian dalam dan luar, dikendalikan secara sadar oleh otot sfingter anus bagian luar sehingga menimbulkan defekasi atau keingginan untuk buang air besar.

Pada konstipasi atau sembelit, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan, yaitu frekuensi BAB, konsistensi atau bentuk tinja, dan keadaan klinis.

Gejalanya sembelit adalah BAB kurang dari 3 kali seminggu, rasa nyeri saat BAB, rektum terisi penuh oleh tinja yang keras, atau teraba massa tinja pada dinding perut dan kecepirit (soiling).

Gejala lain konstipasi ialah jika feses terasa keras dan kering, mencoba mengeluarkannya akan memicu keluarnya air dari anus. Jika hal itu terjadi, biasanya dapat terlihat sedikit darah. Setelah proses tersebut, umumnya akan terasa rangsangan untuk BAB lag.

Konstipasi bersifat akut bila kejadian baru berlangsung selama 1-4 minggu, sedangkan konstipasi kronis bila keluhan telah berlangsung lebih dari empat minggu.

Biasanya yang menjadi penyebab dari terjadinya konstipasi pada anak, pola makan tidak sehat yang lebih banyak mengandung lemak dan gula serta tidak mengonsumsi serat secara cukup. Selain itu, kurangnya asupan cairan ke dalam tubuh, seringkali menjadi penyebab konstipasi.

Anak-anak juga seringkali mengalami konstipasi yang dipicu oleh faktor psikologis seperti stres. Sebagian anak kesulitan BAB ketika mereka sedang tegang dalam menghadapi sesuatu di sekolah atau di rumah.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi sembelit pada anak, antara lain: Perubahan pola makan. Pemberian sari buah atau sumber serat dari buah-buahan dan sayuran, lalu cukupi dalam kebutuhan cairan perhari. Disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi karbohidrat yang tak dicerna (glukosa polimer), seperti sereal dan beras dan makanan tinggi serat seperti buah-buahan jenis pepaya, jeruk, alpukat dan sayuran hijau. Stimulasi dalam bentuk olah raga dianjurkan pada anak yang kurang aktif. Mengatasi masalah psikologis yang mungkin menjadi penyebab sembelit. Latihan BAB (toilet training) sering dianjurkan sebagai salah satu terapi konstipasi pada anak. Si kecil diminta untuk duduk di toilet sedikitnya dua kali sehari setengah jam setelah makan, selama 5-10menit setiap kalinya. Posisi yang dapat membantu mempermudah BAB yaitu dengan menekuk paha ke arah perut sehingga menaikkan tekanan dalam rongga perut. Jika diperlukan, anak yang mengalami konstipasi juga bisa diberikan terapi laksatif, karena obat tersebut mempunyai efek terhadap peningkatan sekresi elektrolit, penurunan absorpsi air dan elektrolit, serta peningkatan tekanan hidrostatik usus. Ingat, setiap penggunaan obat perlu dalam pemantauan seorang dokter ahli.
republika.co.id
READ MORE - Kiat Atasi Anak Sembelit

Senin, 21 November 2011

Mempersiapkan Bekal Si Kecil

Salah satu cara untuk menjaga agar anak tidak jajan sembarangan adalah dengan membekalinya dengan makan siang. Makan siang anak-anak bisa apa saja, tetapi yang perlu kita lakukan adalah menjaga agar kotak makan siang anak-anak kita tetap bersih dan sehat.
Ini ada beberapa tips untuk mempersiapkan makan siang anak-anak yang sehat:
  1. Pilihlah makan siang anak yang tidak mudah rusak, seperti roti-rotian atau jagung manis rebus dan bakar.
  2. Kalau memang anak lebih suka makan nasi, bisa pisahkan nasi putih dengan lauknya supaya jika lauknya rusak, yang lain masih bisa dimakan.
  3. Jika membekali anak dengan sayur-sayuran mentah dan buah-buahan, jangan lupa mencucinya bersih-bersih. Cuci buah-buahan juga walaupun buah tersebut masih berkulit.
  4. Jika bunda bekerja mau menyiapkan bekal malam sebelumnya dan makanan yang disiapkan mudah rusak, jangan lupa simpanlah makanan tersebut di kulkas yang bersuhu paling tidak 4 derajat celcius untuk mencegah bakteri tumbuh didalam makanan tersebut.
  5. Beri tahu si kecil untuk memakan bekal yang mudah rusak dulu dan menyimpan yang tidak mudah rusak untuk dimakan kemudian.
  6. Jika anak anda sudah pulang dari sekolah, rendam kotak makan siang si kecil dalam air hangat yang bercampur sabun. Jangan lupa, sebelum menyiapkan makan siang anak, bunda juga harus membersihkan tempat dimana bunda akan menyiapkannya supaya makan siang si kecil tidak terkontaminasi air mentah, bakteri dan jamur dari peralatan yang tidak bersih.
  7. Jangan lupa ajarkan anak anda untuk selalu mencuci tangan dengan sabun setiap sebelum dan sesudah makan.
Selamat menyiapkan makan siang anak anda ya, bunda.
Sumber: HealthDay News
READ MORE - Mempersiapkan Bekal Si Kecil

MENYUSUI ANAK YANG BAIK DAN BENAR

Kemampuan menyusui, secara naluriah telah ada pada diri setiap wanita,,sementara kemampuan menghisap puting ibu untuk menyusu juga telah dimiliki secara alamiah oleh setiap anak. Namun terkadang kegiatan ini tidak selalu berjalan mulus, adakalanya puting sang ibu menjadi lecet sehingga proses memberikan ASI ekslusif ini menjadi terganggu, akibatnya mungkin produksi ASI berkurang dan bayi menjadi malas menyusu. Hal tersbut bisa terjadi karena posisi menyusui yang tidak benar.Agar terhindar dari masalah tersebut, cobalah beberapa kiat sederhana berikut ini :
1. Cuci Tangan
Kebersihan dalam proses menyusui sangatlah penting. Cucilah tangan anda sebelum memberikan ASI kepada si bayi, karena jika tangan yang kotor meyentuh puting atau air susu yang dihisap si anak, maka penularan penyakit dan kuman kepada anak bisa berpotensi tinggi.
2. Melembabkan Puting Susu
Perahlah sedikit ASI (dengan 2 jari ibu yang telah bersih) kemudian oleskan ke puting dan aerola sekitarnya. Hal ini bermanfaat sebagai disinfektan (dapat mematikan kuman penyakit) serta untuk menjaga kelembaban puting susu.
3. Rileks
Usahakan ibu duduk dengan posisi santai. Hindari posisi duduk dengan kaki menggantung.
4. Posisikan bayi dengan benar
- Bayi dipegang dengan satu lengan. Kepala bayi diletakkan dekat lengkungan siku ibu, bokong bayi ditahan dengan telapak tangan ibu.
- Perut bayi menempel ke tubuh ibu.
- Mulut bayi berada di depan puting ibu.
- Lengan bayi yang di bawah merangkul tubuh ibu, jangan berada diantara tubuh ibu dan bayi. Tangan yng di atas boleh dipegang ibu atau diletakkan di atas dada ibu.
- Telinga dan lengan yang di atas berada dalam satu garis lurus.
5. Rangsang bibir bayi
Bibir bayi dirangsang dengan puting ibu dan akan membuka lebar, kemudian dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara ibu dan putting serta aerola dimasukkan ke dalam mulut bayi.
6. Periksa apakah perlekatan sudah benar
  • Dagu menempel ke payudara ibu
  • Mulut terbuka lebar
  • Sebagian besar aerola terutama yang berada di bawah, masuk ke dalam mulut bayi
  • Bibir bayi terlipat keluar
  • Pipi bayi tidak boleh kempot (karena tidak menghisap, tetapi memerah ASI).
  • Tidak boleh terdengar bunyi decak,hanya boleh terdengar bunyi menelan.
  • Ibu tidak kesakitan.
  • Bayi tenang.
Apabila posisi dan perlekatan sudah benar, maka diharapkan kendala-kendala tersebut dapat dihindari.
infoanak.com
READ MORE - MENYUSUI ANAK YANG BAIK DAN BENAR

Jumat, 11 November 2011

Cara Menenangkan Anak Saat Cedera

Di usia balita dan anak-anak, buah hati akan tertarik mengeksplorasi segala hal di lingkungan sekitarnya. Seringkali mereka akan jatuh atau mengalami cedera. Mendengar teriakan histeris dan tangisan anak, orang tua sering panik sehingga sulit mengetahui apakah situasi yang dialami si kecil darurat atau tidak.

Lara Zibners MD, seorang dokter pediatrik dan penulis "If Your Kids Eats This Book, Everything Will Still Be Okay," mengungkap sebelum memutuskan membawa anak ke rumah sakit, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menenangkan dan mengobatinya, seperti dikutip CNN.

Luka terbakar Bila anak merenggut cangkir teh dan kopi dan menumpahkan di tubuhnya, jangan panik. Perhatikan luka bakarnya. Ketika luka terjadi di sebagian besar permukaan kulit tangan, wajah, kaki, alat kelamin atau luka bakar tingkat tiga, itu adalah sinyal untuk segera membawa anak ke dokter.

Jika lukanya kecil, orangtua dapat merawat anak di rumah dan mengeluarkan panas dari tubuhnya dengan menyiram air dingin pada luka. "Jika hanya sebagian kecil tangan terbakar, taruh tangan anak di bawah wastafel yang mengalir selama 10-15 menit atau hingga sakit mereda dan perban dengan kain," katanya.
Jangan mengoleskan salep berupa pasta gigi atau mentega karena dapat menyebabkan infeksi, dan panas terperangkap dan menyebabkan luka lebih dalam.

Benjol di kepalaTerjatuh sering menyebabkan adanya luka benjol di kepala. Bila anak berusia di bawah 12 bulan, benjol sekecil apapun sebaiknya dikonsultasikan ke dokter. Bila anak berusia lebih dari 12 bulan, tunggu sebentar sebelum membawanya ke rumah sakit.

Dr Zibners mengatakan, kebanyakan anak-anak dengan benjol di kepala akan segera membaik dan tak ada hubungan antara besar benjol dengan cedera. Banyaknya pembuluh darah di kepala dan wajah membuat pembengkakan terlihat dramatis.
Awasi anak dalam beberapa jam ke depan. Perhatikan apakah dia lemas, muntah, mengantuk atau sangat rewel. Jika Anda melihat tanda-tanda ini, segera ke dokter. Bila setelah jatuh anak langsung pingsan, hubungi ambulans.

Luka di kulitLuka ruam di popok umumnya bisa diobati dengan berbagai jenis krim yang ada di pasaran. Cara mencegah ruam antara lain menempatkan popok dengan pas sehingga tak menimbulkan iritasi.

Namun, jika kulit bayi teriritasi berat atau adanya luka gigitan dari anak lain, segera bawa ke dokter. Kemungkinan anak akan diberi obat anti-infeksi. Jika tidak, segera cuci luka dengan sabun dan air hangat lalu berikan salep antibiotik dan perban.

"Gigitan manusia adalah salah satu paling kotor dari semua luka karena bakteri biasanya ditemukan di mulut manusia," kata Karen Frush MD, dokter pediatrik dari Universitas Duke di Durham, North Carolina.

Trauma Saat kendaraan yang Anda tumpangi bersama anak disalip dari belakang sehingga membuat si kecil kaget dan menangis, cobalah menenangkannya dalam waktu 15-20 menit. Bila mereka tak bisa tenang, lebih baik ke dokter.

"Anak lima tahun atau lebih yang duduk dengan benar dalam mobil kemungkinan besar tidak mengalami cedera atau terdampak kecil, namun bila tak bisa ditenangkan, lebih baik memeriksakan anak ke dokter untuk mengecek kemungkinan cedera." kata Dr Frush.

Menggigit lidahJangan panik. Basahi kain bersih dengan air dingin dudukkan anak di pangkuan atau kursi lalu tekan bagian lidah yang terluka. Beri anak makanan yang dingin atau beku seperti yogurt. 

Jangan berikan makanan asam atau asin karena akan menyengat lidahnya dan membuat sakitnya makin parah.

Tanda peringatan lainFrush memeringatkan beberapa kondisi untuk segera membawa anak ke dokter, diantaranya:
- Darah dalam urin (bisa dari luka pada saluran kemih atas atau bawah).
- Memar di bagian dada atau perut
- Menolak untuk menggerakkan atau memalingkan wajah
- Menolak untuk menahan berat badan.
• VIVAnews
READ MORE - Cara Menenangkan Anak Saat Cedera

Rabu, 09 November 2011

Agar ASI Tetap Lancar Saat Anda Bekerja

Kembali bekerja setelah tiga bulan cuti hamil merupakan tantangan tersendiri bagi seorang ibu baru. Bagaimana agar Anda dapat memberikan ASI eksklusif meskipun waktu Anda tersita di kantor? Menjalaninya memang membutuhkan komitmen. Ketika Anda berpisah dari bayi sepanjang hari, dan tidak dapat memenuhi kebutuhannya untuk menyusu, Anda harus mengalihkan perhatian untuk membuat cadangan ASI. Lalu, bagaimana cara memastikan bahwa produksi ASI tetap lancar sehingga Anda bisa mencadangkannya selama Anda di kantor

Berikan ASI sesering Anda bisa. Kebanyakan ibu bekerja dapat menyusui empat kali pada setiap hari kerja. Satu kali sebelum berangkat ke kantor, sepulang kantor, sesudah makan malam, dan sebelum tidur. Apabila Anda memasang weker lebih pagi, Anda juga bisa memberikan tambahan ASI begitu bangun tidur. Jika memungkinkan (entah karena rumah Anda dekat kantor, atau si kecil diajak babysitter-nya ke kantor Anda), berikan juga ASI saat makan siang atau sore hari. Cara ini membuat Anda mengurangi kebutuhan memberikan ASI di dalam botol.

Jangan melewatkan jadwal memompa ASI. Jadwal kerja yang padat sering membuat kita lupa atau tak sempat memompa ASI. Namun meskipun Anda hanya memiliki waktu beberapa menit saja, lebih baik memompa ASI dalam waktu singkat ketimbang menundanya sampai Anda tiba di rumah. Yang penting adalah frekuensinya, bukan lamanya memompa ASI, sehingga tubuh terstimulasi untuk terus memproduksi ASI.

Tidak menggunakan botol susu saat si kecil bersama Anda. Untuk menjaga dan memastikan persediaan ASI, sisihkan waktu dimana Anda bisa  menyusui secara teratur. Hal ini untuk mengantisipasi waktu dimana Anda harus berpisah dengan si kecil. Tetapkan niat untuk memberikan botol susu hanya ketika Anda sedang tidak bersama bayi, dan hanya menyusuinya kapanpun Anda bersamanya. Selain membuat produksi ASI lancar, bayi juga tetap tertarik dengan payudara ibunya (tidak membuatnya mencari-cari dot). Yang lebih penting lagi, bonding antara Anda dan si kecil tetap terjaga.

Usahakan tidak terlalu sering meninggalkan anak. Ketika Anda merencanakan untuk hamil dan mempunyai anak, saat itulah Anda harus berkomitmen untuk berfokus pada keluarga. Maka, acara hangout bersama teman-teman (bahkan suami) pun harus dikurangi. Sebisa mungkin hindari meninggalkan anak dengan pengasuhnya selama empat atau lima jam, hanya supaya Anda bisa nonton film sambil shopping, atau menjalani perawatan full body di spa. Sesekali me time boleh saja, namun pastikan si kecil ada bersama ayahnya.

Gunakan akhir pekan sebagai sesi menyusui. Para ibu yang bekerja lima hari dalam seminggu biasanya mengalami jumlah ASI yang mampu mereka hasilkan akan berkurang menjelang akhir minggu. Setelah menyusui lebih teratur pada akhir minggu, para ibu umumnya merasa payudara menjadi lebih penuh pada hari Senin. Mereka butuh memompa lebih banyak ASI, untuk menghindari pembengkakan pada payudara yang menimbulkan rasa ngilu bahkan meriang. Simpan persediaan ASI di dalam kulkas untuk cadangan selama hari-hari dimana Anda sibuk di kantor.

Nikmati sesi menyusui malam hari. Bayi juga bisa merindukan sesi menyusu ketika ditinggalkan ibunya seharian penuh. Saat Anda berangkat ke kantor, bayi akan mengubah pola rutinitasnya dengan tidur lebih lama, lalu kembali menuntut ASI pada malam hari. Ini pertanda baik, dan ibu yang mampu menjalani dua perannya tentu akan menikmati sesi menyusui sepulang kantor dan menjelang tidur ini. Menyusui di tempat tidur sambil ngobrol dengan suami bisa menjadi sarana rileksasi. Bahkan, banyak ibu yang mengaku menjadi tidur lebih nyenyak ketika si bayi ada bersama mereka, meskipun itu artinya para ibu jadi lebih mudah terjaga sepanjang malam.
Sumber: AskDrSears.com
READ MORE - Agar ASI Tetap Lancar Saat Anda Bekerja

Otak Anak Berbakat Beda Ukuran

Otak Anak Berbakat Beda Ukuran


Otak anak berbakat memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda dari anak dengan kemampuan normal, misalnya jumlah sel "glia" yang lebih banyak menentukan tingginya potensi memori dan kemampuan belajar.

Hal tersebut diungkapkan Pakar Pendidikan Prof Dr Conny Semiawan yang baru saja meluncurkan Buku "Kreativitas Keberbakatan". Buku tersebut dibedah oleh sejumlah pakar lain seperti Pakar Filsafat Prof Dr Toeti Herati Roosseno, Pakar Pendidikan Prof Dr HAR Tilaar dan Sosiolog Imam B Prasodjo di Jakarta, Jumat (19/6).

Di otak Einstein, ada lebih banyak jumlah "glial" per neuronnya dari rata-rata orang biasa, yakni 73 persen lebih banyak dari 11 orang lain yang diteliti, ujarnya. Neuron merupakan unsur dasar dari sistem susunan saraf yang jumlahnya sekitar 10 triliun dan dengan neuron yang istimewa ini manusia berpikir, mengingat dan mengalami emosi.

Namun neuron-neuron itu secara fisik dikelilingi oleh sel "glia" yang memperkaya neuron dan memperbaharui fungsi. Selain secara morfologi, otak anak berbakat juga berbeda dari anak biasa dalam hal efisiensi neuron dan kecepatan keterhubungan internalnya dalam otak di mana mereka lebih mudah memahami hubungan antar berbagai komponen.

Otak anak berbakat juga 10 persen lebih cepat berfungsi daripada orang normal dan mampu menghasilkan sinyal-sinyal dalam jumlah besar serta lebih tinggi lalu lintas antara belahan otak kiri dan kanannya.

Tak hanya itu, otak anak berbakat juga lebih memiliki ketrampilan fokus sehingga lebih trampil dalam berpikir dan efektif mengolah informasi. Dalam otak mereka pun, lebih memiliki aktivitas elektris dan aktivitas kimiawi di otaknya.

Namun demikian, ujar Conny, hanya lima persen saja rata-rata otak manusia yang digunakan. Hal itu karena bagian otak lainnya tidak mendapat rangsangan untuk berkembang optimal sehingga menjadi mati. Banyak rangsangan dari orang tua saat anak masih kecil, bakal membantu perkembangan maksimal bakat mereka.
source: republika.co.id
READ MORE - Otak Anak Berbakat Beda Ukuran

Anak Aktif vs Hiperaktif

  Anak Aktif vs Hiperaktif

Melihat anak-anak yang selalu bergerak dan tak mau diam seolah memiliki energi yang tak ada habisnya, merupakan pemandangan yang biasa.  Namun, tahukah Anda sebenarnya ada beberapa hal yang membedakan antara anak aktif dan hiperaktif?

Pada anak aktif, otaknya normal tanpa gangguan. Hanya saja energi yang terkumpul berlimpah dan si kecil berkeinginan untuk selalu bergerak sehingga ia mempunyai mobilitas yang cukup tinggi dibandingkan anak lain.

Sementara itu, hiperaktif adalah gangguan tingkah laku yang tidak normal, disebabkan disfungsi neurologis dengan gejala utama tidak mampu memusatkan perhatian. Hiperaktif merupakan turunan dari Attention Deficit Hiperactivity Disorder (ADHD).

Gangguan itu disebabkan kerusakan kecil pada sistem saraf pusat dan otak sehingga rentang konsentrasi penderita menjadi sangat pendek dan sulit dikendalikan.  Ada juga penyebab lainnya seperti temperamen bawaan, pengaruh lingkungan, malfungsi otak serta epilepsi. Bisa juga kondisi gangguan di kepala, seperti gegar otak, trauma kepala karena persalinan sulit atau pernah terbentur, infeksi, keracunan, gizi buruk, dan alergi makanan.

Untuk membedakannya, Anda perlu mengalami perilaku si kecil. Untuk anak aktif, maka biasanya dia memiliki ciri-ciri
Fokus. Anak aktif memiliki kemampuan kuat untuk memfokuskan perhatian. Ketika bermain puzzle misalnya, anak aktif cenderung melakukan problem solving dengan baik. Berbeda dari anak hiperaktif yang umumnya cepat bosan sehingga tidak bisa menyelesaikan atau hanya mempermainkannya saja. Lebih penuru. Sikap menentang pada anak aktif tidak sekuat pada anak hiperaktif. Dia masih bisa diberi tahu dan dapat mematuhinya dengan lebih baik. Misalnya, ketika dilarang untuk tidak merusak mainan dengan memberikan alasannya, anak aktif mau berusaha mematuhi. Mainan, seperti mobil -mobilan atau boneka akan dimainkan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Konstruktif. Ketika diberikan mainan, si aktif akan berusaha melakukan hal sesuai permintaan. Setidaknya, ia akan berusaha untuk menyusun secara konstruktif permainan tersebut. Demikian pula terhadap mainan lain, anak aktif mau memelihara dengan baik benda-benda yang dimilikinya. Merasa lelah. Anak aktif umumnya memiliki batas mobilitas. Ketika merasa lelah, dia akan menghentikan kegiatannya dan beristirahat. Walau begitu, pada beberapa kasusditemukan anak aktif yang waktu istirahatnya sangat sedikit sehingga kesannya tidak pernah lelah seperti anak hiperaktif. Lebih sabar. Anak aktif punya kesabaran yang lebih tinggi dibandingkan anak hiperaktif. Misalnya, ketika menyelesaikan puzzle, anak aktif berusaha dengan keras dan sabar untuk menyelesaikan tugasnya hingga tuntas. Hal ini berkaitan dengan daya kreativitas yang biasanya tidak dimiliki anak hiperaktif. Intelektualitas tingg.  Umumnya, anak aktif punya kecenderungan menjadi anak cerdas. Ia memiliki tenaga, rasa ingin tahu, dan kesempatan yang lebih besar untuk mengetahui hal-hal baru. Sebaiknya kesempatan ini dimanfaatkan orang tua untuk menstimulasi anak dengan sebaik-baiknya.  
Kemudian, ciri-ciri anak hiperaktif dapat dilihat antara lain:
Tidak fokus. Anak dengan gangguan hiperaktivitas tidak bisa berkonsentrasi lebih dari lima menit. Dengan kata lain, ia tidak bisa diam dalam waktu lama dan mudah teralihkan perhatiannya kepada hal lain. Misalnya, ketika anak sedang bermain mobil-mobilan kemudian datang anak lain membawa bola, anak akan langsung mengubah fokus perhatiannya ke bola tersebut. Anak pun akan berperilaku impulsif, seperti selalu ingin meraih dan memegang apa pun yang ada di depannya. Tak hanya itu, anak dengan gangguan hiperaktivitas tidak memiliki fokus jelas. Dia berbicara semaunya berdasarkan apa yang ingin diutarakan tanpa ada maksud jelas sehingga kalimatnya seringkali sulit dipahami. Demikian pula pola interaksinya dengan orang lain, anak cenderung tidak mampu melakukan sosialisasi dengan baik. Menentang. Anak dengan gangguan hiperaktivitas umumnya memiliki sikap penentang/pembangkang atau tidak mau dinasehati. Misalnya, penderita akan marah jika dilarang berlari kesana kemari, coret-coret atau naik-turun tak berhenti. Penolakannya juga bisa ditunjukkan dengan sikap acuh.
Destruktif. Perilaku si hiperaktif bersifat destruktif atau merusak. Ketika menyusun lego misalnya, anak aktif akan menyelesaikannya dengan baik sampai lego tersusun rapi. Sebaliknya anak hiperaktif bukan menyelesaikannya malah menghancurkan mainan lego yang sudah tersusun rapi. Terhadap barang- barang yang ada di rumah, seperti vas atau pajangan lain, kecenderungan anak untuk menghancurkannya juga sangat besar. Tak kenal lelah. Anak dengan gangguan hiperaktivitas sering tidak menunjukkan sikap lelah. Sepanjang hari dia akan selalu bergerak ke sana kemari, lompat, lari, berguling, dan sebagainya. Tanpa tujuan. Semua aktivitas dilakukan tanpa tujuan jelas. Kalau anak aktif, ketika naik ke atas kursi punya tujuan, misalnya ingin mengambil mainan atau bermain peran sebagai Superman. Anak hiperaktif melakukannya tanpa tujuan. Dia hanya naik dan turun kursi saja. Tidak sabar dan usil. Yang bersangkutan juga tidak memiliki sifat sabar. Ketika bermain dia tidak mau menunggu giliran. Tak hanya itu, anak hiperaktif pun seringkali mengusili temannya tanpa alasan yang jelas. Misalnya, tiba-tiba memukul, mendorong, menimpuk, dan sebagainya meskipun tidak ada pemicu yang harus membuat anak melakukan hal seperti itu. Intelektualitas rendah. Seringkali intelektualitas anak dengan gangguan hiperaktivitas berada di bawah rata-rata anak normal. Mungkin karena secara psikologis mentalnya sudah terganggu sehingga ia tidak bisa menunjukkan kemampuan kreatifnya.
source: republika.co.id
READ MORE - Anak Aktif vs Hiperaktif

Bila Anak Sulit Diam dan Fokus

Bila Anak Sulit Diam dan Fokus

Orang tua kerap tertekan ketika menerima surat dari sekolah menyatakan jika anak mereka ''tak mau mendengarkan guru'' atau '' sulit dikendailkan dan menyebabkan masalah". Satu alasan paling masuk akal untuk jenis perilaku ini adalah Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

Meski anak dengan ADHS ingin menjadi siswa yang baik, perilaku impulsif mereka dan ketakmampuan menaruh perhatian pada tempatnya akan mempengaruhi proses belajar di kelas. Guru, orang tua, dan bahkan teman memahami, jika si anak memiliki ''selip perilaku'' atau "berbeda", hanya saja mereka tak mampu mengartikulasikan dengan tepat apa yang salah.

Gejala hiperaktif dalam ADHD bisa jadi termasuk berlarian, atau memanjat berlebihan pada anak kecil, atau perilaku menunjukkan sulit lelah dan nervous untuk anak lebih tua. Tentu itu sangat kontras bila dibanding aktivitas setinggi apapun anak normal. Hiperaktifitas pada intinya adalah perilaku minim terorganisir, tak menentu, dan tanpa tujuan tertentu. ADHD cenderung menimpa pada anak lelaki ketimbang perempuan dengan rasio sepuluh banding satu.

Seorang anak dengan ADHD biasanya menunjukkan tanda-tanda seperti susah mengorganisasi dan memperlihatkan sikap ia tidak mendengar instruksi, fokus mudah terpecah, ceroboh, kerap melakukan kesalahan impulsif, sering dipanggil di dalam kelas, susah menunggu gilirannya bila dalam situasi kelompok, gagal mengikuti permintaan orang tua, tak mampu memainkan permainan selama yang dimainkan anak seusianya.

Tanpa tindakan dan terapi yang tepat, anak mungkin akan gagal dalam sekolah, dan teman-teman pun akan kesulitan karena si anak kurang dalam hal kerjasama dan melakukan aktivitas sosial. Begitupun soal jati diri, si anak lebih banyak memiliki kegagalan daripada sukses yang mengundang kritik dari keluarga dan guru yang tidak mengenali masalah kesehatannya.

Jika itu terjadi pada anak anda, jangan segan untuk membawanya ke ahli atau psikiatri tumbuh kembang anak. Itu bukan berarti anak anda memiliki kelainan mental. Jangan merasa minder dan tertekan, sebab bila itu dirasakan sang anak, ia akan merasa lebih tersudut dan lebih tertekan lagi.

Memang, kadang anak dengan sindrom ADHD diikuti dengan tingkat kecerdasan yang rendah, tapi itu tak berlaku untuk semua penderita ADHD. Seorang anak dengan ADHD pun masih memiliki peluang tak kalahbesar dengan anak normal. Michael Phelps, perenang internasional Amerika Serikat adalah salah satu contoh penderita ADHD. Peraih 14 medali emas Olimpiade Beijing ini mampu mengatasi kekurangannya menjadi kelebihan. Begitu pula acara TV , Extreem Makeover, Home Edition, digagas oleh, Ty Pennington, seorang penderita ADHD yang mampu mengubah kekurangan menjadi kelebihan.

Riset terhadap ADHD telah banyak didokumentasikan, dan pengobatan akan sangat membantu. Dengan bertemu dengan ahli tumbuh kembang orang tua dapat belajar bagaimana bisa mengatasi permasalahan dengan anak mereka. Tentu terapi menyeluruh dan evaluasi terus-menerus tak boleh lepas dari dukungan lingkungan sekitar, juga para guru. Lebih dari itu orang tua harus percaya dan meyakini bila sang anak mampu mengatasi kekurangannya
republika.co.id
READ MORE - Bila Anak Sulit Diam dan Fokus

Selasa, 08 November 2011

Musik, Stimulasi Otak Kanan

Jika selama ini banyak orangtua yang memasukkan anak-anaknya untuk mengikuti kegiatan ekstra kulikuler yang "berat" seperti matematika. Ada baiknya Anda juga memikirkan alternatif kegiatan yang dapat menstimulasi otak kanan anak. Menurut penelitian ilmiah, otak manusia terbagi atas otak kiri dan kanan. Kemampuan dari masing-masing otak itu juga berbeda. Jika otak kiri diidentikkan dengan kecerdasan analitik seperti kemampuan matematis dan berpikir secara sistematis, maka otak kanan biasa dikaitkan dengan kreativitas, misalnya kemampuan berkomunikasi dan seni. Sayangnya, seringkali orangtua tidak mengukur minat dan bakat yang dimiliki anak. Berdalih agar anak meindapatkan pengalaman dan pemahaman yang luas, anak-anak diharuskan mengikuti berbagai kursus yang didaftarkan olehorangtuanya. Menurut Executive Director pre-school dan Kindergarten Pestalozzi, DR. Dharmayuwati Pane, MA, lebih baik jika kursus atau les yang diberikan anak dapat menstimulasi otak kanan, tidak hanya otak kiri. Bagian otak kiri sudah banyak didapat anak dari pelajaran di sekolah.

“Stimulasi otak kanan itu seperti kursus musik, atau yang mengolah tubuh juga seperti berkuda atau renang,” ujar Wati, sapaan akrab Dharmayuwati.

Menurut Wati, manusia terlahir dengan kemampuan otak kiri, sehingga yang perlu diasah ialah otak kanan. Apalagi stimulasi otak kiri sudah banyak diterima anak dari sekolah. Jadi kursus atau les sebaiknya melengkapi stimulasi otak kanan. Namun, dia juga mengingatkan agar orangtua juga melihat karakteristik anaknya terlebih dahulu. Kemudian, orangtua dapat mengarahkan anak.

“Contoh, orangtua ingin mendidik anak menjadi pemusik atau menyukai musik. Bisa menanamkan dengan pendidikan musik, perdengarkan kaset, alat musik, lama-lama anak mau. Anak saya juga awalnya sulit, kelas 2 SD baru suka dengan piano padahal saya ajarkan sejak play grup. Yang penting ibunya yang lebih banyak berperan," tuturnya. Bagi Wati, mengikutsertakan anak kursus juga bisa melatih disiplin. Agar anak selalu memiliki jadwal kegiatan yang berguna. Tentu saja, hal ini membutuhkan program dari orangtua sejak dini.

“Memang kalau anak ada bakat, lebih mudah. Kalau tidak ada bakat juga bisa, tapi harus ada disiplin diri," ujar Wati yang menyelesaikan pendidikannya di Jerman. Latihan bermain musik, menurut seorang ahli syaraf asal Jerman, tak hanya meningkatkan kinerja nalar otak, melainkan juga dapat meningkatkan kapasitas otak yang diperlukan bagi seseorang untuk dapat memproses rangsangan bunyi dan nada musik. Kesimpulan itu diperoleh ahli syaraf Christo Pantev dan koleganya dari Universitas Munster, Jerman, setelah melakukan kajian terhadap pola citra magnetik yang merekam perbandingan otak-otak musisi terlatih dengan orang yang tak pernah memainkan notasi musik. Riset sebelumnya di Amerika Serikat juga menunjukkan, pelajaran musik dapat meningkatkan intelegensia remaja. Musik dapat menaikkan kapasitas dan kualitas nalar otak.
source: republika.co.id
READ MORE - Musik, Stimulasi Otak Kanan

Tindakan Tepat Saat Anak Jatuh

Anak usia bawah lima tahun (balita) masih kurang kemampuan untuk mengontrol tubuhnya. Tak jarang jika dia seringkali terjatuh.

Pada dasarnya, jatuh merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses tumbuh kembang anak. Namun, orang tua bisa memahami kekhawatiran orangtua ketika anak jatuh.

Secara sederhana, boleh dibilang jatuhnya anak umumnya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan cedera otak. Lain halnya jika ia terjatuh dari suatu ketinggian, misalnya dari tangga atau loteng.

Hampir dipastikan, anak akan muntah setelah terjatuh. Apakah itu karena menangis kuat-kuat, terkejut, terbatuk, atau tersedak. Jangan cemas dulu. Tapi, bila dia muntah-muntah lebih dari 3 kali dalam jarak berdekatan, sebaiknya hubungi dokter atau bawa ke rumah sakit terdekat.

Orangtua tidak perlu khawatir jika anaknya yang sehat terjatuh namun yang tidak mengalami luka atau cedera fisik lain, dan berperilaku normal setelah terjatuh. Jika anak tetap sadar dan memberi respons terhadap orang di sekelilingnya, berarti cedera kepalanya ringan.

Tidak perlu khawatir. Anak tidak perlu menjalani tes apapun, termasuk rontgen. Jika kepalanya benjol, lakukan kompres dingin selama 20 menit.

Orangtua perlu segera membawa anaknya ke dokter jika setelah terjatuh mengalami kondisi sebagai berikut: Sakit kepala hebat yang menetap dan semakin parah. Bicara tidak jelas. Lebih rewel dari biasanya. Muntah-muntah (lebih dari 2-3 kali). Kesulitan berjalan (tadinya sudah bisa berjalan normal). Darah mengalir dari telinga atau hidung. Wajah terlihat pucat. Mengalami kejang-kejang. Kesadaran menurun
source:republika.co.id
READ MORE - Tindakan Tepat Saat Anak Jatuh