Cari Artikel

Tampilkan postingan dengan label Asal Usul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asal Usul. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Agustus 2011

Asal Usul Nama Merek Terkenal Yang Berhubungan Dengan Komputer

Berikut ini asal usul nama-nama merk terkenal, unik-unik juga lho..
Adobe
Berasal dari nama sungai Adobe Creek yang mengalir di belakang rumah pendirinya, John Warnock.
Apple Computer
Apel adalah buah favorit dari sang pendiri perusahaan, Steve Jobs. Dia tiga bulan terlambat mengajukan nama untuk bisnis, dan ia mengancam untuk memanggil perusahaannya Apple Computers kalau rekan lain tidak menyarankan nama yang lebih baik sampai jam 5 sore.

CISCO
Ini bukan singkatan seperti yang populer diyakini. Ini adalah singkatan untuk San Fransisco.
Compaq
Nama ini dibentuk dengan menggunakan COMP, untuk komputer, dan PAQ untuk menunjukkan benda terpisahkan kecil.
Corel
Nama ini berasal dari nama pendirinya Dr. Michael Cowpland. COREL adalah singkatan dari Cowpland REsearch Laboratory.
Google
Nama ini dimulai sebagai lelucon tentang jumlah informasi yang mampu dicari oleh mesin pencari. Pada awalnya disebut ‘Googol’, sebuah kata untuk bilangan yang diawali dengan angka 1 dan diikuti dengan 100 nol. Setelah para pendirinya – mahasiswa pascasarjana Stanford – Sergey Brin dan Larry Page mempresentasikan proyek mereka ke seorang investor, mereka menerima cek yang dibuat untuk ‘Google’ … sehingga dipakailah nama itu.
Hotmail
Sang pendiri Jack Smith mendapatkan ide untuk mengakses email melalui web dari komputer mana saja di dunia. Ketika Sabeer Bhatia muncul dengan rencana bisnis untuk layanan mail, dia mencoba segala macam nama yang diakhiri dengan ‘mail’ dan akhirnya memutuskan untuk menggunakan hotmail karena termasuk huruf “html” – bahasa pemrograman yang digunakan untuk menulis halaman web. Hotmail awalnya ditulis sebagai HoTMaiL.
Hewlett Packard
Bill Hewlett dan Dave Packard melempar koin untuk memutuskan apakah perusahaan mereka mendirikan akan disebut Hewlett-Packard atau Packard-Hewlett.
Intel
Bob Noyce dan Gordon Moore ingin nama perusahaan baru mereka ‘Moore Noyce’ tapi nama tersebut sudah terdaftar sebagai merek dagang oleh sebuah jaringan hotel, jadi mereka memutuskan untuk menggunakan nama INTEL yang merupakan singkatan dari INTegrated ELectronics.
Lotus (Notes)
Mitch Kapor mendapatkan nama perusahaannya dari ‘The Lotus Position’ atau ‘Padmasana’. Kapoor adalah guru Meditasi Transendental dari Maharishi Mahesh Yogi.
Microsoft
Diciptakan oleh Bill Gates untuk mewakili perusahaan yang awalnya ditujukan untuk MICROcomputer SOFTware. Awalnya ditulis Micro-Soft, tanda ‘-’ dihapus di kemudian hari.
Motorola
Pendirinya, Paul Galvin mendapatkan nama ini ketika perusahaannya mulai memproduksi radio untuk mobil. Perusahaan radio mobil yang populer pada saat itu adalah Victrola.
Oracle
Larry Ellison dan Bob Oats bekerja pada proyek konsultasi untuk CIA (Central Intelligence Agency). Nama kode untuk proyek ini disebut Oracle (CIA melihat ini sebagai sistem untuk memberikan jawaban atas semua pertanyaan). Proyek ini dirancang untuk membantu menggunakan kode SQL yang baru dibuat oleh IBM. Proyek ini akhirnya dihentikan namun Larry dan Bob memutuskan untuk menyelesaikan apa yang mereka mulai dan membawanya ke dunia. Mereka terus menggunakan nama Oracle dan menciptakan mesin RDBMS. Kemudian mereka tetap menggunakan nama itu sebagai nama perusahaan.
Sony
Berasal dari kata Latin ‘sonus’ yang berarti ‘suara’, dan ‘sonny’ adalah bahasa slang Amerika untuk menyebut pemuda cerdas.
SUN
Didirikan oleh 4 mahasiswa dari Stanford University, SUN adalah singkatan dari Stanford University Network. Andreas Bechtolsheim membangun sebuah mikrokomputer, Vinod Khosla merekrut dia dan Scott McNealy untuk memproduksi komputer berdasarkan mikrokomputer itu, dan Bill Joy untuk mengembangkan OS berbasis UNIX untuk komputer.
Yahoo!
Kata ini awalnya diciptakan oleh Jonathan Swift dan digunakan dalam bukunya ‘Gulliver Travels’. Yahoo merupakan orang yang menjijikkan dalam penampilan dan tindakan dan tidak seperti manusia. Pendiri Yahoo! Jerry Yang dan David Filo memilih nama ini karena mereka menganggap diri mereka adalah golongan yahoos.
googlebottle.com
READ MORE - Asal Usul Nama Merek Terkenal Yang Berhubungan Dengan Komputer

Kamis, 28 Juli 2011

Asal-usul dan Penyebaran Lele

Asal-usul dan Penyebaran Lele, Lele merupakan ikan tanpa sisik yang dapat ditemukan di perairan tawar di dua benua, yaitu di Benua Afrika dan Asia. Ikan ini memiliki nama internasional sama dengan ikan patin dan baung, yaitu catfish. Dinamakan catfish karena ikan ini mempunyai sejumlah kumis yang cukup panjang, mirip kumis yang dimiliki kucing.
Lele memiliki banyak nama atau sebutan. Masing-masing negara memiliki sebutan atau nama yang berbeda untuk ikan berkulit licin ini. Orang Afrika menyebutnya mali. Di Thailand, ikan ini dikenal dengan nama plamond. Di Malaysia, lele diberi nama keli. Orang Jepang menyebutnya ca tre trang, sedangkan di Sri Lanka dinamai gura magura. Bahkan dalam bahasa Inggris, ada beragam sebutan untuk ikan lele, di antaranya catfish, mudfish, walking catfish, atau siluroid.
Di Indonesia, ikan yang mampu menghirup O2 dari udara ini memiliki beberapa nama atau sebutan. Masyarakat di Pulau Jawa menyebut ikan ini dengan nama lele. Masyarakat di Sulawesi menamakannya keli atau keeling. Di Kalimantan disebut ikan pintet, sedangkan di Sumatera dinamakan ikan kalang. Jenis Iele yang ada di dunia sangat banyak. Beberapa ada yang masih bisa dijumpai, tetapi sebagian sudah sulit ditemukan. Beberapa jenis lele terdapat di kawasan Afrika, antara Iain Clarias sp., Clarias Iazera, Clarias dumerili, Clarias mosambicus, Clarias anguillaris, Clarias senegalensis, dan Clarias gariepenus.
Di Asia, penyebaran lele meliputi Thailand, Filipina, Indonesia, dan Cina. Beberapa negara di Asia,bahkan telah berhasil mengembangbiakkan atau membudidayakan ikan ini dengan memeliharanya di dalam kolam atau media pemeliharaan lainnya. Selain untuk upaya pelestarian spesies ikan, tentu saja karena ikan ini memiliki nilai ekonomi tinggi. Vietnam, Thailand, Malaysia, Filipina, Laos, Kamboja, Birma, India, termasuk Indonesia termasuk negara - negara di Asia yang telah berhasil membudidayakan lele.
Jenis lele yang ada di perairan Indonesia di antaranya Clarias batrachus, Clarias melanoderma, Clarias neuhoh, dan Clarias teysmani. Adapun yang dikenal dengan istilah ”lele lokal" adalah Clarias batrachus. Di antara jenis lele yang di sebut di atas, jenis inilah yang paling populer di kalangan masyarakat kita. Jenis yang lainnya, selain tidak populer, juga sulit ditemukan.
Sementara itu, nama ilmiah untuk lele dumbo yang kita kenal sehari-hari adalah Clarias gariepinus. Lele dumbo inilah - dengan segenap keunggulan yang dimilikinya – yang justru dikenal Iuas oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, paling diminati untuk dibudidayakan di kolam konvensional atau di kolam alternatif lainnya.
Lele bertubuh bongsor ini masuk ke Indonesia pertama kaIi pada tahun 1986. Diimpor dari Taiwan melalui Bandara Soekarno - Hatta. Sejak saat itulah, perlahan tapi pasti, lele dumbo mulai dikenal masyarakat Indonesia. Mulai tahun 2002, bisa dipastikan bahwa di setiap daerah di Indonesia dapat dijumpai kolam lele dumbo. Sekarang, minat masyarakat Indonesia untuk membudidayakan ikan ini semakin tinggi. Hal ini berhubungan dengan naiknya tingkat konsumsi lele dumbo masyarakat Indonesia dari waktu ke waktu. Lele dumbo kini semakin populer.
sumber: ikanlele.net
READ MORE - Asal-usul dan Penyebaran Lele

Asal Usul Ikan Mujair

Asal Usul Ikan Mujair
Bapak Iwan Dalauk yang akrab dipanggil Mbah Moedjair lahir di Desa Kuningan, 3 Km arah timur pusat Kota Blitar. Dari pasangan Bayan Isman dan Ibu Rubiyah, beliau lahir tahun 1890. Tidak banyak yang bisa diceritakan tentang masa kecil sampai remaja, karena sudah habis nara sumber yang seangkatan dengan beliau.
Moedjair anak ke-4 dari 9 bersaudara, menikah dengan Partimah Desa Kuningan pada waktu itu. Dari pernikahan ini Moedjair dikaruniai 7 anak, yaitu : Wahanan, Napiyah, Thoyibah, Imam Soepardi, Ismoenir, Djaenuri, Daud. Kesemua anak beliau sekarang sudah meninggal kecuali Ismoenir yang tinggal di Kanigoro Blitar dan Djaenuri yang tinggal di Kencong Jember.
asal mula ikan mujairMenurut penuturan Mbah Ismoenir anak ke-5 dari Mbah Moedjair yang masih hidup. Untuk penghasilan sehari-hari, Moedjair dahulu membuka warung sate kambing yang pada zaman tersebut cukup terkenal didaerah Kuningan-Kanigoro. Pelanggan warung sate Moedjair dari berbagai kalangan dan ras, dari tua sampai muda, dari ras jawa sampai ras kuning ( keturunan tionghoa ).
Ada sisi negatif dari perilaku Mbah Moedjair waktu mengalami masa kejayaan warung sate yaitu suka bermain judi. Tetapi dalam berjudi, Mbah Moedjair hanya mau berjudi dengan orang Tionghoa. Beliau tidak mau berjudi dengan orang jawa dan beliau juga mendidik semua anak-anaknya untuk tidak berjudi. Salah satu efek negatif yang ditimbulkan dari kegemaran berjudi itu adalah kehancuran dari bisnis warung sate milik Mbah Moedjair, seperti yang dituturkan oleh Mbah Slamet cucu Mbah Moedjair dari Mbah Wahanan.
Di saat masa-masa terpuruk ini, Mbah Moedjair menjalani laku tirakat dimana setiap tanggal 1 Suro penanggalan jawa, beliau mandi di Pantai Serang tepatnya Blitar Selatan. Awal ritual mandi ini, karena Mbah Moedjair diajak oleh Kepala Desa Papungan (Bapak Muraji),  juga karena beliau bermimpi rambut dan jenggotnya menjadi panjang menyentuh tanah. Pada suatu waktu ketika melakukan ritual mandi ini, Mbah Moedjair menemukan se-ekor ikan yang jumlahnya sangat banyak dan mempunyai keunikan yaitu menyimpan anak didalam mulutnya ketika ada bahaya dan dikeluarkan ketika keadaan sudah aman.
Melihat keunikan ikan ini, Mbah Moedjair berniat mengembangbiakkan dirumahnya didaerah Papungan-Kanigoro-Blitar. Untuk mengambil ikan ini Mbah Moedjair menjaring dengan menggunakan kain Udeng ( ikat kepala ) yang biasa beliau pakai.
Dengan ditemani oleh 2 temannya yaitu Abdullah Iskak dan Umar, Mbah Moedjair membawa ikan ini pulang ke Desa Papungan. Tetapi karena habitat yang berbeda, maka ikan ini mati sewaktu dimasukkan ke air tawar yang berada di halaman rumah Mbah Moedjair di Papungan. Melihat kejadian seperti ini, Mbah Moedjair bukannya putus asa tetapi malah semakin gigih dalam melakukan percobaan dengan satu tujuan Spesies ikan ini dapat hidup di habitat air tawar. Habitat yang sangat berbeda dari aslinya yaitu air laut (asin).
Beliau bolak balik Papungan – Serang yang berjarak 35 Km, berjalan kaki dengan melewati hutan belantara, naik turun bukit dan akses jalan yang sulit serta memakan waktu dua hari dua malam. Di Pantai Serang beliau mengambil spesies ikan ini dengan menggunakan Gentong yang terbuat dari tanah liat. Beliau juga melakukan percobaan dengan mencampurkan air laut yang asin dengan air tawar, terus menerus dengan tingkat konsentrasi air tawar semakin lama semakin lebih banyak dari air laut yang kemudian kedua jenis air yang berbeda ini dapat menyatu. Menurut penuturan Mbah Ismoenir, percobaan ini menemui keberhasilan pada percobaan ke-11, yang berarti 11 kali perjalanan bolak balik Papungan-Serang.Pada percobaan ke-11 ini berhasil hidup 4 ekor ikan jenis baru ini dengan habitat air tawar. Kejadian ini terjadi pada tanggal 25 MARET 1936.
SPESIES BARU BERNAMA IKAN MOEDJAIR
Keberhasilan percobaan ini, melegakan hati Mbah Moedjair. Segala jerih payah, kesulitan dan rintangan terbayar lunas dengan hidupnya 4 ekor ikan spesies baru ini. Ke-4 ekor ikan ini kemudian oleh Mbah Moedjair ditangkarkan di kolam daerah sumber air Tenggong Desa Papungan. Dari awalnya hanya satu kolam akhirnya bertambah menjadi 3 kolam. Mbah Moedjair juga membangun pondok yang sekaligus berfungsi sebagai tempat tinggal bagi keluargannya di sekitar kolam tenggong ini.
Karena cepat perkembangbiakkan dari spesies ikan ini, maka jumlah ikan milik Mbah Moedjair semakin lama semakin banyak. Untuk itu oleh Mbah Moedjair ikan spesies baru ini diberikan cuma-cuma ke masyarakat sekitar Papungan, selain itu juga dijual di sekitar Blitar dan luar Blitar.
Suatu ketika , penemuan ikan jenis baru ini sampai ke telinga Asisten Resident yang berkedudukan di Kediri. Asisten Resident yang juga seorang Ilmuwan ini tergoda untuk meneliti spesies ikan hasil temuan Mbah Moedjair ini. Dari literature yang ada dan berdasarkan data-data, Asisten Resident ini menyimpulkan bahwa nenek moyang dari ikan ini berasal dari perairan laut Afrika. Sang Asisten Resident ini juga melakukan riset dan wawancara dengan Mbah Moedjair tentang segala hal mengenai ikan ini .Mulai dari proses penemuan di pantai serang, sampai proses percobaan yang sebanyak 11 kali. Mendengar penuturan dari Mbah Moedjair, Asisten Resident ini merasa takjub dan kagum akan kegigihan dan keuletan Mbah Moedjair.
Asisten Resident ini memberikan penghargaan kepada Mbah Moedjair berupa pemberian nama ikan spesies baru ini sesuai dengan nama beliau Moedjair yang kemudian dikenal sebagai ikan Moedjair.
PENGHARGAAN YANG DITERIMA
Penghargaan Mbah Moedjair
Ikan Moedjair semakin menjadi buah bibir dan semakin banyak masyarakat yang mengembangbiakkan. Nama Mbah Moedjair pun semakin dikenal masyarakat luas. Dengan dibantu Wahanan, anak sulung beliau. Ikan Moedjair ini dipasarkan ke hamper daratan Jawa Timur dengan naik sepeda Kumbang.
Oleh Pemerintah beliau diangkat sebagai Jogo Boyo Desa Papungan serta juga mendapatkan gaji bulanan dari Pemerintah Daerah. Oleh Pemerintah Indonesia beliau diangkat sebagai Mantri Perikanan. Selain itu beliau juga memperoleh Penghargaan EKSEKUTIP COMMITTEE dari INDO PASIPIK FISHERIES COUNCIL atas jasanya menemukan ikan Moedjair. Penghargaan tersebut diberikan di Bogor tanggal 30 – JUNI – 1954.
Selain penghargaan tersebut diatas masih ada beberapa pengharagaan yaitu dari KEMENTERIAN PERTANIAN atas nama Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 17 – AGUSTUS – 1951 yang pada waktu itu dijabat oleh Ir.Soeharto.
HARI-HARI TERAKHIR SANG PENEMU
Beliau Wafat pada tanggal 07-09-1957 karena penyakit Asma.
Beliau dimakamkan di pemakaman umum Desa Papungan. Kemudian pada tahun 1960 atas inisiatif Departemen Perikanan Indonesia, makam beliau dipindah ke area khusus diselatan Desa Papungan yang juga berfungsi sebagai makam keluarga. Di batu nisan beliau ditulis MOEDJAIR PENEMU IKAN MOEDJAIR lengkap dengan relief ikan Moedjair. Sebagai penghargaan atas jasa beliau yang tidak ternilai. Juga akses jalan ke makam, juga diberi nama Moedjair.
Pada tanggal 6 April 1965 pemerintah Indonesia melalui Departemen Perikanan Darat dan Laut menganugerahkan Mbah Moedjair sebagai Nelayan Pelopor. Piagam ini ditanda tangani oleh Menteri Perikanan Hamzah Atmohandojo.
Istri beliau, Partimah meninggal pada tahun 1966 dan dimakamkan disamping makam Mbah Moedjair. Partimah merupakan sosok istri yang setia mengabdi dan hormat pada suami, salah satu bentuk hormat pada suami adalah sampai detik terakhir sebelum wafatnya Mbah Moedjair, Ibu Partimah masih berkomunikasi dengan bahasa jawa yang halus.





 
sumber:http://gugling.com/asal-mula-ikan-mujair.html
READ MORE - Asal Usul Ikan Mujair